Panduan Lengkap Membuat Flying Fox Sederhana Dan Aman

Permainan flying fox yang biasanya dapat kalian mainkan di tempat wisata yang menyediakan fasilitas outbound tipe outdoor/ruang terbuka, karena games jenis ini membutuhkan beberapa alat dan material serta ruangan terbuka yang cukup luas untuk sehingga memungkinkan untuk menginstalasi fasilitas seperti flying fox. Namun pernahkah kalian berpikir untuk melakukan instalasi wahana flying fox di rumah kalian sendiri? Jika kalian pernah berpikir demikian maka sangat tepat jika kalian membaca artikel ini sampai habis karena kami memberikan panduan lengkap membuat flying fox sederhana dan aman. 

Peralatan dan material yang dibutuhkan cukup beragam, dan perlu ditekankan adalah permainan jenis ini memiliki beberapa resiko yang harus dipertimbangkan, agar kalian bisa bermain dengan nyaman tanpa takut khawatir terhadap resiko-resiko tersebut mari simak panduannya di bawah ini: 

 

5 hal yang perlu diperhatikan

Sebelum beranjak lebih jauh, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan dalam memilih tempat atau area yang ingin kalian jadikan lokasi instalasi fasilitas flying fox.  

1. Struktur tanah

Pentingnya struktur tanah sangat berdampak pada Menara atau tower yang akan dibangun di area tersebut, apabila kalian menginginkan fasilitas flying fox yang permanen maka kalian cukup membangun menara atau tower dengan kedalaman 2 meter saja jika struktur tanahnya bagus, namun apabila struktur tanahnya buruk, lembek maka kalian harus siap menggali lebih dalam lagi dan pastikan bahwa Menara atau tower yang dibangun tidak goyah.

Jika fasilitasnya tidak permanen maka cukup mencari pohon yang kuat dan tidak lapuk, contohnya seperti yang ada di markas TNI dirancang khusus untuk pelatihan. 

2. Menara

Pembangunan menara sangat berhubungan dengan struktur tanah karena semakin tinggi sebuah menara kekuatan atau kekokohannya bergantung pada kekuatan pondasinya, dan pondasinya berada di dalam tanah. 

Tergantung ketinggian Menara, Jika ketinggian menara di atas 3 kaki maka menggunakan besi pipa baja atau siku baja merupakan pilihan terbaik. Semakin banyak kaki (pondasi) semakin kuat dan kokoh Menara tersebut.

3. Bahan material yang digunakan

Material yang digunakan dalam pembuatan fasilitas flying fox besi pipa baja, dengan mempertimbangkan ketinggian menara kalian dapat memilih ukuran besi pipa baja yang sesuai dengan standar keamanan. Sebagai contoh jika ketinggian Menara sekitar 8 meter maka gunakan besi pipa baja dengan tingkat ketebalan 4mm sampai 5mm, lalu pilih diameter pipa setidaknya 8 inch atau 9 inch. Namun apabila tinggi Menara kurang dari 5 meter maka kalian bisa menggunakan pipa dengan diameter 6 inchi.

4. Penggunaan anchore sling

Anchore sling merupakan titik yang mengikat dan merupakan penghubung sling baja dengan material outbound fungsinya sebagai pembatas agar sling baja tidak mengendur turun kebawah. Penggunaan anchore sling ini memang terkesan sederhana namun sangat penting untuk diperhatikan agar flying fox kuat dan kokoh. 

setelah memperhatikan struktur tanah dan konstruksi menara serta penggunaan anchore sling kalian dapat memulai konstruksi fasilitas menara flying fox menggunakan bahan-bahan dan material yang sudah diperhitungkan ketika memperhatikan area lokasi.  

 

Daftar Peralatan Yang Diperlukan & Fungsinya

Kemudian apabila konstruksi Menara flying fox sudah berdiri dengan baik maka selanjutnya kalian memerlukan beberapa peralatan yang akan digunakan untuk pemasangan fasilitas flying fox, inilah beberapa peralatan yang diperlukan sekaligus fungsinya.

1. Harness / Body Harness

Body Harness merupakan satu set pelindung badan yang wajib digunakan oleh orang-orang yang terbiasa bekerja di ketinggian,  bukan hanya itu para climbing juga menggunakan harness untuk keamanan mereka ketika berada di ketinggian. Karena permainan flying fox juga berhubungan dengan ketinggian maka body harness juga merupakan set pelindung yang wajib digunakan. Body harness merupakan set pelindung yang ditempatkan di daerah pinggang paha dan komponen bahu, fungsinya adalah menopang badan kita ketika meluncur pada sling baja flying fox. Biasanya pada bagian tertentu harness terdapat lubang atau fitur yang berguna mengaitkan carabiner.

2. Carabiner

Biasa dikenal sebagai cincin pengait, fungsinya adalah sebagai alat penghubung atau alat connector yang menghubungkan antara tali sabuk pengaman ke tubuh. Carabiner merupakan salah satu alat safety yang banyak digunakan para pekerja kontraktor untuk membantu pekerjaan mereka. Carabiner memiliki berbagai macam jenisnya, ada yang terbuat dari alumunium alloy dan ada yang terbuat dari baja.

3. Webbing

Merupakan tali yang bertujuan mengamankan para peserta sebelum peluncuran. Webbing atau biasa sling nylon ini juga merupakan sebuah tali dengan daya tahan yang cukup kuat juga digolongkan sebagai pengaman sementara. Webbing yang digunakan tergantung beban yang diangkat atau di tahan, dalam permainan flying fox biasanya menggunakan lebar dengan ukuran 2,5 cm.

4. Pulley

Pulley atau biasa disebut sebagai katrol berfungsi sebagai alat yang meluncurkan peserta. Seandainya dalam permainan flying fox hanya menggunakan carabiner tidak menggunakan pulley sebagai alat peluncur maka sling baja atau tali penghubung antar menara akan habis  karena panas yang dihasilkan dari gesekan  tali dan carabiner.

5. Shackle Crosby

Shackle Crosby merupakan alat yang membantu menguatkan kabel gantungan pada fasilitas flying fox. Shackle Crosby juga dapat digunakan sebagai penyangga menara dan barang-barang yang bebannya cukup berat.

6. Carmantel

Merupakan tali yang memiliki kekuatan menahan beban sekitar 2 ton dengan tingkat kelenturan 39%. Carmantel ini biasanya digunakan untuk tali pengaman atau repeling.

7. Sling baja 

Sling baja digunakan pada permainan flying fox sebagai lintasan pengaman atau safety. Sling baja digunakan karena tahan terhadap korosi dengan daya tahan yang sangat kuat tentunya dengan perawatan yang baik.

Ini merupakan beberapa peralatan standar yang dibutuhkan saat instalasi flying fox, selain membuat permainan flying fox menjadi lebih efisien peralatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan saat melakukan permainan flying fox.

 

Jejak Outbound, Solusi Instalasi Flying Fox Yang Aman Dan Berpengalaman 

Nah, itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih lokasi atau area yang akan digunakan sebagai tempat instalasi flying fox dan juga beberapa peralatan standar yang perlu disiapkan untuk permainan flying fox. Perlu ditekankan sekali lagi bahwa permainan ini berhubungan dengan ketinggian dan kecepatan saat meluncur sehingga ada beberapa resiko yang perlu diperhatikan dan diminimalisir. Jika kalian berkeinginan untuk membuat wahana outbound tipe outdoor ini disarankan untuk melakukan instalasi menggunakan jasa yang berpengalaman dan bersertifikat HSE yaitu kami, Jejak Outbound. Tujuannya adalah untuk mencegah resiko yang tidak diinginkan. Kalian juga bisa berkonsultasi dengan tim Jejak Outbound untuk mendapatkan peralatan dan jasa instalasi yang dibutuhkan sebagai distributor peralatan dan jasa instalasi outbound terpercaya.

Konsultasi Gratis di sini!